|
Sebuah nama itu baik dan menjadi besar karena memang dibangun secara terus menerus, kehadiran secara kontinu, yang memberikan nilai lebih, mempunyai perbedaan atau ciri khas, memberikan sebuah kepercayaan, memberikan pelayanan yang terbaik, memberikan keterikatan secara emosi dan sosial dan lainnya. Jadi apa artinya nama, seperti shakepeare bilang ada betulnya dari sisi diatas jika nama tersebut tanpa pernah dibangu, namun ada pesan juga dari budaya islam yang saya ketehui, bahwa nama adalah sebuah doa, sebuah harapan dan sebuah cita-cita.
Jadi, pilihlah nama yang baik ==> bagun nama atau brandwidth secara konsisten
==> terus menerus memperbaiki diri agar namanya selalu tetap hadir, memiliki relevansi yang kuat bagi pelanggan, memiliki nilai pembeda atau ciri khas, kredibel atau dapat dipercaya, serta memiliki citra nama atau merek positif yang menjadi pembeda dan nama lainnya.
Citra nama atau merek adalah mudah dibayangkan untuk merek seperti Coca Cola, dengan bulatan berwarna merah, beruang kutub, Santa dan lain-lain. McDonald's dengan lengkungan emas dan arsitektur pemberian nama "Mc" untuk setiap produknya. Nike dengan air jordannya. Microsoft dengan Bill Gates, nama atau mererk yang baik membentuk citra itu menjadi arti dan pembedaan.
Di dunia Internet, nama domain juga bisa menjadi penting, apalagi jika sebuah domain berafiliasi dengan merek atau perusahaan kita. Sedikit banyak, memilih nama domain sebaiknya memang sedekat mungkin dengan nama perusahaan. Beberapa rekan saya di suatu milis berpendapat, nama domain tidaklah perlu terlalu dipikirkan, bahkan menurutnya nama domain yang aneh sekalipun bisa saja dipilih. Teknologi Search Engine, menurutnya mampu mengatasi hal itu, sehingga tetap ada kemungkinan besar nama domain yang aneh pun bisa diingat dan websitenya dikunjungi banyak orang.
Tapi mungkin rekan saya itu tidak menyadari, bahwa kita di Indonesia juga mengandalkan marketing offine (Media Cetak, Media Audio Video dan lainnya) untuk memasarkan website dan produk sehingga memilih nama domain yang singat, mudah diingat dan tidak menimbulkan salah eja atau ketik sebenarnya penting juga.
Misalnya ada rekan saya yang merasa perlu mengganti domainnya karena dirasa terlalu panjang dan tidak mudah dieja. Bayangkan, dia perlu mengeja huruf demi huruf ketika memberikan alamat emailnya ke rekan bisnisnya yang tidak tahu cara mengeja atau mengetik nama domainnya. Domain baru dengan nama yang lebih sederhana di redirect ke domain lamanya.
|